Tweet
SEKOLAH INKLUSI, HOME CARE & VISIT TERAPI, KLINIK TUMBUH KEMBANG
www.anakspesialhebat.com
Login
News
8 Februari 2016
SLB Anugerah, Sekolah Gratis untuk Penyandang Autis
Sekolah Gratis untuk Penyandang Autis detail

8 Februari 2016
Anak Berkebutuhan Khusus Lincah Bermain Barongsai
Anak Berkebutuhan Khusus detail

15 November 2015
Mengasuh Tanpa Mengasihi
Mengasuh Tanpa Mengasihi detail

5 November 2015
Ilmuwan Kembangkan Deteksi Dini Autisme dengan Senter Kecil
Ilmuwan Kembangkan Deteksi Dini Autisme dengan Senter Kecil detail

» index berita
Others
www.autisme.or.id

TERAPI MUSIK UNTUK AUTIS


26 Februari 2012

Nama sekolah musik Gilang Ramadhan Studio Drummer (GRSD) sudah tak asing lagi. Cabangnya bisa ditemui di sejumlah kota besar di Indonesia. Sebentar lagi, sekolah musik tersebut bakal punya program baru, yakni terapi rhythm untuk anak autis dan hiperaktif. Konsep program tersebut tengah dimatangkan oleh sang founder, drumer senior Gilang Ramadhan.
 
"Pasiennya (autis dan hiperaktif) kan ada di mana-mana ya. Tapi, saat ini saya belum mau ngomong banyak. Konsepnya lagi disusun. Mungkin Januari atau Februari nanti siap," ujar Gilang ketika ditemui di GRSD Cabang Surabaya, Rabu (18/11).
 
Menurut Gilang, saat ini banyak sekali orang tua yang bermasalah dengan anak yang menderita autis atau hiperaktif. Kebanyakan lantas diberi masukan supaya anaknya belajar musik untuk melatih konsentrasi.
 
Momen itulah yang dimanfaatkan Gilang untuk merancang program baru di sekolah musik tersebut. "Di Indonesia, saya baru menemukan satu orang yang punya pendidikan PhD di bidang musik untuk terapi. Saya merangkul dia untuk menyusun program ini. Rencananya, nanti di semua cabang ada," kata Gilang.
 
Saat ini, Gilang juga tengah sibuk membuka cabang-cabang baru GRSD. Termasuk GRSD Cabang Surabaya yang gedungnya tengah dalam tahap finishing. Sekolah musik di kawasan Sukomanunggal Jaya itu paling cepat mulai beroperasi pada Desember mendatang.
 
Sekolah musik yang dirintis Gilang sejak 2007 itu punya metode yang cukup unik. Kurikulumnya kurang lebih sama dengan kurikulum musik yang dipelajari Gilang di Amerika Serikat. Namun, murid-murid GRSD lebih diarahkan untuk mengasah feel. "Biasanya, di awal diajarkan itu dulu. Setelah tiga bulan, baru belajar baca not," ujarnya.
 
GRSD tidak hanya ditujukan untuk mereka yang ingin menjadi musisi profesional. Tapi, juga mereka yang hanya belajar musik untuk iseng atau refreshing. GRSD punya kelas untuk anak-anak berusia 2 sampai 5 tahun hingga untuk profesional. Bahkan, di beberapa kota, ada murid GRSD yang sudah berusia 60 tahun ke atas. "Cita-cita saya, semua orang di Indonesia pernah mencicipi rasanya belajar musik," tegas Gilang. (rum/ayi/JPNN.COM)



Baca juga
  » 8 Februari 2016
SLB Anugerah, Sekolah Gratis untuk Penyandang Autis
Sekolah Gratis untuk Penyandang Autis

  » 8 Februari 2016
Anak Berkebutuhan Khusus Lincah Bermain Barongsai
Anak Berkebutuhan Khusus

  » 15 November 2015
Mengasuh Tanpa Mengasihi
Mengasuh Tanpa Mengasihi

  » 5 November 2015
Ilmuwan Kembangkan Deteksi Dini Autisme dengan Senter Kecil
Ilmuwan Kembangkan Deteksi Dini Autisme dengan Senter Kecil

  » 26 Januari 2015
Penyebab Stroke pada Anak dan Remaja
Penyebab Stroke pada Anak dan Remaja

Information
Search
Search:

Clinic & School | Home Visit Terapi | Training
Office : JL. Masjid No. 42 Pesanggrahan Jakarta Selatan
Branch : Graha Taman Elang Blok I No. 5 Tangerang
Telp : ( 021 ) 94680818  / 0817 646 1878 / 0813 8758 4008 
© 2011 www.anakspesialhebat.com


Toko Online